Di daerah yang damai dan tenang, tinggal seorang bapak dan keluarga yang sangat bersahaja, yaitu Mudzakir (51 th), penduduk desa Nayan Rt 25 Rw 7 Pelem Simo Boyolali Telp 0276-3294811. Awal tahun 1990 mempunyai gejala dan keluhan pada kesehatannya, yang di awali dari sakit kepala yang berkelanjutan. Awalnya, bila kepala terasa pusing langsung meminum obat sakit kepala yang sudah banyak terdapat di pasaran. Setelah berjalan beberapa bulan, sakit kepalanya tidak menjadi senbuh tetapi malah menjadi semakin berrtambah sakit. Ketika sakit kepala menyerang, yang dirasakan adalah kepala seperti mau pecah, dunia terasa berputar kencang dan keseimbangan badan goyah. yang dilakukan hanya tidur dan memejamkan mata. Dalam kesehariannya pun, bila berdiri tegak tidak bisa bertahan lama, bahkan kalau dibiarkan dan dipaksakan kejadiannya akan menjadi sangat fatal, yakni bisa menyebabkan terjatuh dan limbung.
Akhirnya Mudzakir menjalani opname di rumah sakit. Selama tahun 1990, sempat opname 2 kali di rumah sakit. Opname pertama dijalaninya selama 20 hari, setengah tahun kemudian kembali opname di RSU Moewardi Solo selama 15 hari. Waktu terus berjalan hingga kurun waktu 12 tahun (sampai th 2002), Mudzakir sempat opname sebanyak 6 kali. Saat opname di RS Pandanaran (th 2004), dinyatakan oleh dokter terkena “VERTIGO” dan setelah opname ternyata vertigonya tidak kunjung sembuh.
Awal tahun 2005, Mudzakir mulai kenal dengan Lingzhi dan mulai saat itulah Mudzakir rajin mengkonsumsi Lingzhi (Nama produk “Instan Linzhi Plus Biru”). Sejak rutin mengkonsumsi Lingzhi , vertigonya bisa sembuh dan tidak pernah kambuh lagi. Kata Mudzakir “Sekarang vertigo saya sudah sembuh, dan saya masih selalu rutin minum Lingzhi 1 x sehari untuk menjaga stamina dan kebugaran”.


Recent Comments