Tujuh tahun lamanya ia merasakan sakit hipertensi yang tidak kunjung sembuh. Karena itu muncul rasa pasrah di dalam dirinya, bahwa mungkin penyakitnya itu sudah suratan baginya. Adalah Nur Salim (62 tahun) yang beralamtkan di Jl SuryopranotoNo 51 telp 0271-662208 Surakarta, mengalami penyakit hipertensi yang menahun. Sudah berbagai macam cara ia tempuh untuk mengobati penyakitnya tersebut.
Sesuai dengan tradisi peninggalan leluhurnya, cara pertama yang ia tempuh adalah tusuk jarum, beberapa shinse terkenal ia temui dan hasilnya cukup lumayan, tetapi lama kelamaan kemajuan yang ia peroleh seolah terhenti dan bahkan dia mengalami gejala stroke sehingga mengakibatkan semua anggota badannya tidak dapat digerakkan dan bentuk wajahnya tidak simetris (jawa:perot). Selanjutnya pengobatan secara medis ia tempuh lewat seorang dokter spesialis di Yogyakarta, tetapi kemajuan tidak ia dapatkan dan akhirnya hany bisa pasrah.
Suatu ketika dalam kesempatan di Karangnyar dia mendengar cerita tentang jamur Lingzhi. Jamur ini sebenarnya tidak asing baginya karen amerupakan jamur uggulan di negeri leluhurnya, tetapi ia tidak menyangka bahwa jamur ini juga ada di aJawa. Konon para jenderal perang dan juga kaisar di Cina sangat rajin mengkonsumsi Lingzhi agar awet muda dan panjang umur. Dan dari situ secara tidak disengaja ia mendapatkan hasil olahan jamur Lingzhi yang diproduksi oleh CV Herba Nusantara Solo (merk produk : ELZHIPLUS). Dengan rutin meminumnya, ia merasakan kemajuan yang signifikan, tubuh terasa enak dan nyaman. Semangat hidupnya kembali bangkit, wajahnya kembali ceria. Karena itu ia secara rutin senantiasa mengkonsumsi ELZHIPLUS untuk menjaga kesehatannya.


Recent Comments